Cara Mencatat Saldo Awal Konsinyasi di Program Toko iPOS 5

Leave a comment

Terdapat berbagai macam sistem penjualan yang lazim dipakai oleh pelaku usaha. Diantaranya adalah sistem beli putus, kredit, leasing dan konsinyasi. Kali ini kami akan membahas mengenai sistem penjualan Konsinyasi.

Konsinyasi adalah sistem penjualan dimana si pemilik produk menitipkan produknya kepada si penyalur (pemilik toko) untuk dijual ditokonya dan pembayaran dilakukan bila produk tersebut sudah terjual.

Berdasarkan dari sistem pencatatannya, konsinyasi dibagi 2 macam :
> Konsinyasi keluar / out (KO) :  pencatatan penitipan produk yang dilakukan oleh pemilik produk/produsen ketika menitipkan produknya ke pemilik toko/agen/distributor.
> Konsinyasi masuk / in (KI): pencatatan penerimaan produk yang dilakukan oleh pemilik toko/agen/distributor ketika menerima barang titipan dari pemilik produk/produsen

 

Lalu bagaimana penerapan sistem Konsinyasi ini di Program Toko IPOS 5.0 ?

Pada Program Toko IPOS 5.0 , pencatatan sistem Konsinyasi ini hanya terdapat di Program iPOS 5 edisi ULTIMATE .

Menu Konsinyasi Keluar di IPOS 5

Menu Konsinyasi Keluar (KO) di IPOS 5

 

Menu Konsinyasi Masuk di IPOS 5

                                        Menu Konsinyasi Masuk (KI) di IPOS 5

Ada kalanya pemakai software IPOS adalah user yang bisnis nya sudah berjalan sehingga saat menggunakan IPOS 5.0 sudah memiliki saldo awal stok . Begitu pula untuk sistem Konsinyasi.
Di artikel kali ini kami akan membahas mengenai bagaimana cara mencatat Saldo Awal Konsinyasi di IPOS 5.0. 

A. Cara Mencatat Konsinyasi Keluar / Out sebelum pakai Software iPOS 5 :

1. Barang Konsinyasi yang sudah laku tapi belum di bayar oleh Penyalur.
Cara Input di Program adalah sebagai berikut :

  • Klik menu Akuntansi -> Saldo Awal Piutang

  • Kemudian pilih Tagihan Konsinyasi Keluar,
  • Isi kolom No Transaksi , Tanggal , Tanggal JT (jatuh tempo) , dan pada kolom Kode Akun , pilih akun 1-211 Piutang Konsinyasi.
  • Isi nominal barang konsinyasi yang laku dikolom Jumlah.

2. Barang Konsinyasi yang belum laku .
Untuk barang yang masih ada di agen dan belum laku ,  perlu dimasukkan/dicatat ke dalam sistem . Lakukan pencatatan ini di menu Konsinyasi Keluar .

  • Klik menu Konsinyasi Keluar
  • Pilih Daftar Konsinyasi Keluar -> klik TAMBAH. Masukkan item dan stok yang saat ini masih ada di agen. Kemudian beri keterangan dititipkan ke agen. Contoh : tanggal 31 Desember 2018

Cara diatas bertujuan agar pembukuan rapi bila suatu saat ada yang retur item konsinyasi.

NOTE :  Agar bisa membuat Konsinyasi Out ( =  mengeluarkan item di Konsinyasi Out) , di menu Persediaan Saldo Awal Item harus tersedia stoknya.

B. Cara Mencatat Konsinyasi Keluar / Out setelah pakai software iPOS 5 :

  • Pada Menu Konsinyasi Keluar,
  • Pilih Daftar Konsinyasi. Untuk barang yang sudah keluar namun belum terbayarkan atau belum tercatat laku. Akan masuk ke akun 1-4010 Barang Konsinyasi.

 

Contoh kasus barang Konsinyasi yang belum  laku dan masih ada di agen/penyalur :

TOKO LARIS MANIS memilik data stok item SABUN sebagai berikut:

Di gudang pusat 30 pcs
Di toko konsi A : 20 pcs
Di toko konsi B : 15 pcs
Di toko konsi C : 10 pcs

Karena stok SABUN di toko konsi A, B,C belum laku terjual , maka total stok SABUN Toko Laris Manis adalah 75 pcs. Nominal ini diinput ke menu Persediaan -> Saldo Awal item SABUN.

Selanjutnya lakukan pendataan barang konsinyasi keluar di toko A.B.C di menu Konsinyasi Keluar seperti step A.1 diatas.

Baca Juga : Cara Migrasi dari iPOS 4 ke iPOS 5

 

Temukan lebih banyak produk untuk kelengkapan toko Anda, hanya di KREATIFCD.  Banyak kejutan disetiap bulannya. Stay tune terus ya 🙂

Fast order (wa) 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239

Advertisements

Menggunakan Customer Display Wincor Nixdorf Tipe BA63-1

Leave a comment

Sebelum memulai perlu diketahui bahwa customer display WINCOR NIXDORF Tipe BA63-1 tidak dapat di koneksikan secara langsung ke PC pada umumnya, karena customer display ini jadi satu paket dengan komputer bawaan dari WINCOR NIXDORF, Apabila anda ingin menyambungkan ke PC umumnya maka harus melakukan modifikasi kabel dengan menambah power tengangan 12 volt dari adaptor.

Dan kali ini kita akan mencoba mengkoneksikan Customer Display dengan Program Kasir iPOS 5.

Berikut ini adalah Cara Menggunakan Customer Display WINCOR NIXDORF Tipe BA63-1  pada iPos 5.0 Update 5.0.0.29:

1. Pastikan anda telah melakukan update pada versi 5.0.0.29

2. Klik menu Pengaturan->Customer Display

3. Customer Display Aktif (Centang)

4. Opsi pilih Customer Display, klik Tombol Setting

5. Input seperti gambar dibawah :

Nama Alat : Wincoreba63
Jml Kolom : 20
Program Baris 1 : 27#91#48#48#72#[TXT]
Program Baris 2 : 27#91#49#48#72#[TXT]
Program Hapus : 27#91#50#74

6. Klik Simpan, kemudian tutup

7. Kemudian ikuti pengaturan dibawah :

  • Nama Alat : Pilih Wincorba63 yang telah diinput sebelumnya
    Interface : Com Port
    Port : Sesuaikan dengan Port komputer anda
    Parity : Odd

8. Setelah sesuai klik “Test”, jika berhasil maka yang dikerjakan diatas sudah benar.

9. Hasil Customer display Wincor Nixdorf.

Selmat Mencoba 🙂

Sumber : INSPIRASI.BIZ

Kami menyediakan semua kebutuhan untuk toko Anda, dari software hingga hardware. Untuk order atau tanya seputar Software dan Hardware bisa langsung kunjungi website kita KREATIFCD, atau bisa juga hubungi via (wa) 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239

Tabel Konversi Satuan di Program iPOS 5.0

Leave a comment

Untuk Anda yang memiliki usaha Grosir , menggunakan Software Toko atau Program Toko IPOS 5.0 adalah pilihan yang sangat tepat. Salah satu fitur di Program iPOS 5 adalah adanya fitur multi harga jual dan harga beli. Dari fitur tersebut Anda dapat mendata harga suatu item mulai dari satuan terbesar hingga satuan terkecilnya.

Cara Mengisi Tabel Konversi di Program iPOS 5 adalah sebagai berikut :

1. Pada saat membuat item baru dan mengisi harga pokok, isi tabel Daftar Konversi dengan satuan terbesar serta Harga Pokok / Harga Modal satuan terbesarnya.

2. Tentukan harga jual untuk tiap satuannya dengan memilih setting harga jual berdasarkan satuan.

Cara mengisi tabel konversi ini kita ambil contoh untuk satuan rokok :

  • 1 Bungkus/pcs rokok berisi 12 batang
  • 1 Slop rokok berisi 10 bungkus/pcs
  • 1 Ball berisi 200 bungkus/pcs
  • 1 Karton berisi 800 bungkus/pcs

Note : Untuk sistem konversi ini mengacu pada satuan terkecil. Misal pcs/bungkus

3. Klik Simpan.

Jika inputan Anda sudah benar, maka pada tabel Daftar Item akan tampil seperti berikut :

 

Dan ketika melakukan Penjualan, maka Anda tinggal pilih satuan jualnya dengan hanya input satu kode item barang.

Note : Disarankan untuk tidak mengubah satuan jika sudah terdapat transaksi yang berhubungan dengan item ini

 

Baca Juga : Cara Cek Harga Jual di iPOS 5 

 

Selamat Mencoba 🙂

Untuk Order dan tanya-tanya mengenai Software dan Perangkat Kasir, bisa langsung hubungi kita (wa) 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239 atau bisa langsung kungjungi web kita di www.kreatifcd.web.id

Cara Mengubah Periode Akuntansi yang Salah Pada iPOS 5.0

Leave a comment

Pada program iPOS 5 terdapat fitur Periode Transaksi yang berfungsi untuk menampilkan periode transaksi dari program iPOS.
Cara mengubah Periode Transaksi di iPOS 5 ada 2, sesuaikan dengan error di Programnya.
Apabila Tahun Periode Akuntansi yang sedang berjalan tidak sesuai dengan tahun per saat ini, maka lakukan
Proses Tahunan untuk memperbaiki periode akuntansinya.

Cara Melakukan Proses Tahunan di iPOS 5.0 adalah sebagai berikut :

1. Pada Menu Akuntansi, pilih Proses Tutup Tahun
2. Sebelum melakukan Proses Tutup Tahun, backup database
3. Pastikan Tahun Periode Akuntansi yang dipilih sudah benar
4. Kemudian klik Proses
Kemudian apabila muncul error pada Bulan dan Tahun Mulai Akuntansi tidak sesuai, maka Lakukan Pindah Saldo atau Kosongkan Data.

Note : Apabila melakukan Pindah Saldo atau Kosongkan Data, maka transaksi akan hilang.

1. Cara Melakukan Kosongkan Data Lama tanpa Pindah Saldo di iPOS 5

  • Apabila menggunakan cara Kosongkan Data tanpa pindah saldo, maka cara merubah Periode Akuntansinya adalah setelah Proses selesai melakukan Kosongkan Data Tanpa Pindah Saldo
  • Kemudian Restart Program (Tutup program lalu buka lagi)
  • Pada saat login database, isi Periode Akuntansi yang benar.

 

2. Cara Melakukan Kosongkan Data dan Pindah Saldo di iPOS 5

  • Apabila menggunakan cara Kosongkan Data dan Pindah Saldo, maka cara merubah periode akuntansinya adalah pada saat akan melakukan kosongkan data.
  • Kemudian klik Proses

 

 

Kita juga menyediakan berbagai macam Software & Hardware untuk kebutuhan toko Anda. Dari Barcode Scanner, Printer hingga PC Rakitan. Untuk info lebih lengkap bisa langsung hubungi kita 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239 atau kunjungi web kita di www.kreatifcd.web.id

 

Selamat Mencoba 🙂

Tidak Bisa Retur Beli Karena Sisa Bisa Retur 0

Leave a comment

Program iPos 5 menggunakan sistem HPP FIFO yang artinya stok item yang masuk terlebih dahulu akan dikeluarkan terlebih dahulu. Pada retur beli sistem akan menghitung sisa stok dari suatu pembelian berdasarkan sistem HPP FIFO, jika sisa bisa retur 0 maka stok dari pembelian tersebut sudah tidak bisa di retur karena sudah habis terjual. Agar bisa melakukan retur silakan ubah mode retur.

Cara Ubah Mode Retur Pembelian di Program iPOS 5.0 adalah sebagai berikut :

1. Pada menu Pengaturan, pilih Pengaturan Umum

2. Ubah mode retur menjadi mode 2

3. Klik Simpan, kemudian lagi ulang ke programnya

Note : Ada konsekuensi jika memilih opsi Mode 2, Mutasi dan Akuntansi tidak akan seakurat Mode 1.

 

Jangan lupa mampir ke web kita KREATIFCD, karena kita menyediakan berbagai macam kebutuhan untuk toko Anda. Mulai dari Software hingga Hardware, untuk order dan info lebih lengkap tentang produk kita bisa langsung hubungi via (wa 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239).

 

Selamat Mencoba, dan happy shopping 🙂

 

Fitur Komisi Sales di iPOS 5.0

Leave a comment

Komisi itu sendiri adalah imbalan yang diberikan sebagai balas jasa dalam bentuk uang karena telah melakukan jual – beli atau yang sejenisnya. Fitur Komisi Sales juga tersedia di Program iPOS 5.0.

Cara Menambah Data Sales di Program iPOS 5.0 adalah sebagai berikut :

1. Menu Master Data, pilih Daftar Sales
2. Klik Tambah, kemudian isi form data sales
3. Tentukan Sistem Komisi dan Presentasi / Nominal untuk sales,
4. Klik Simpan.

Keterangan Fungsi Kolom :

  • Sistem Komisi :
    • Tidak Aktif : Sistem komisi tidak aktif atau tidak berfungsi.
    • Perbarang Harga Jual : Sistem komisi dihitung dari harga jual barang.
    • Total Faktur : Sistem dihitung dari total faktur transaksi.
    • Per Item : Komisi dihitung dari master data barang.
  • Prosesntase : Nilai komisi dihitung berdasarkan prosesntasi dari harga jual perbarang atau total faktur sesuai dari sistem komisi.
  • Nominal : Nilai komisi langsung tanpa perhitungan, contoh : komisi per transaksi Rp. 2.500.

Apabila anda akan memberikan komisi secara fleksibel pada saat penjualan maka pilihlah Sistem Komisi Tidak Aktif. Apabila anda memilih sistem komisi Perbarang atau Total Faktur, maka komisi tidak dapat diisi secara fleksibel, karena nilai komisi akan dihitung secara otomatis.

Sistem Komisi harus diisi sebelum melakukan transaksi, jika sistem komisi diisi setelah transaksi maka nilai komisi pada transaksi sebelumnya tidak akan dihitung.

 


Cara Menambah Penjualan dengan Sales di iPOS 5.0 adalah sebagai berikut :

1. Pada menu Penjualan, pilih Penjualan Faktur atau Penjualan Kasir

2. Klik Tambah,

3. Pada saat penjualan, pilih nama sales

 

4. Klik Simpan

 


Cara Melihat Laporan Komisi Sales di Program iPOS 5.0 adalah sebagai berikut :

1. Pada Menu Laporan,

2. Pilih Laporan Penjualan, Penjualan Komisi Sales

3. Maka akan muncul Laporan Sales Rekap dan Detail.

Berikut contoh Laporan Komisi Sales Rekap di iPOS 5.0 :

 

Note : Apabila status penjualan masih kredit / utang, maka tidak akan muncul di Laporan Penjualan Komisi Sales.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Software Kasir dan Hardware Perangkat Kasir bisa kunjungi di https://kreatifcd.web.id atau bisa juga langsung hubungi (Wa) 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239

Baca Juga : Fitur Tukar Tambah di iPOS 5.0

 

Semoga bermanfaat 🙂

Cara Memblock Detail Item di Master Data untuk User Kasir

Leave a comment

Pada Program Kasir iPOS 5 terdapat fitur – fitur unggulan salah satunya adalah pengaturan hak akses untuk setiap user, jadi dengan adanya pengaturan hak akses ini dapat membatasi user yang ada sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Berikut ini adalah Cara Memblock Detail Item Data untuk User Kasir :

1. Pada menu Pengaturan,

2. Pengaturan Umum, pilih Transaksi 1

3. Centang “Tombol Edit bisa melihat data apabila hak akses edit dimatikan (Grup Master Data),

  • Pada menu Master Data terdapat tombol edit, namun pada saat akan di klik “Simpan” akan muncul Hak Akses User.
  • Fitur ini berfungsi untuk user kasir agar tidak merubah atau mengedit detail Master Data Item.

4. Kemudian klik “Simpan”.

Contoh : Kasir ingin merubah nama item atau harga item, namun pada saat di klik simpan akan muncul Otoritasi Akses atau Hak Akses User.

Selamat Mencoba 🙂

Baca Juga : Cara Mengatur Hak Akses User Kasir di iPOS 5.0 

Kami juga menyediakan berbagai macam Software dan Hardware mulai dari 300ribuan. Temukan lebih banyak untuk kebutuhan toko Anda hanya di KREATIFCD

Untuk order Software & Hardware bisa juga langsung hubungi (wa) : 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239

Older Entries