5 Tips Foto Produk Instagramable hanya dengan Android untuk Jualan Online

Leave a comment

Fotografi produk merupakan salah satu hal terpenting yang harus Anda siapkan untuk memulai sebuah bisnis Online Shop. Saat ini banyak orang yang memanfaatkan teknologi digital untuk bisnisnya. Ada beberapa media yang memang banyak digunakan untuk lapak bagi para penjual online shop seperti Instagram, Facebook, dan Twitter.

Khususnya Instagram, foto produk menjadi salah satu daya tarik pembeli. Memposting foto yang eye catching sangat wajib untuk menarik minta pembeli. Untuk memotret sebuah produk yanng bagus memerlukan teknik fotografi yang bagus agar dapat menghasilkan foto yang komersil. Dan kali ini kita akan membahas 5 Tips foto produk yang instagramable hanya dengan Android untuk Jualan Online Shop.

5 Tips Foto Produk Instagramable hanya dengan Android untuk Jualan Online Shop adalah sebagai berikut :

1. Natural Light atau Cahaya Alami

Natural light dapat menampilkan penggambaran produk dengan tekstur yang lebih lembut. Cahaya alami atau matahari merupakan pilihan yang tepat untuk fotografi produk. Untuk menghasilkan cahaya yang lembut pengambilan gambar bisa dilakukan pada sore atau pagi hari.

2. Gunakan Mini Studio

Untuk mendapatkan foto yang bagus. Kamu bisa memanfaatkan rumah atau kamar untuk dijadikan studio mini yang sederhana. Kamu hanya memerlukan lampu sorot, background, dan perlengkapan lainnya. Jika produk kamu berukuran kecil, kamu bisa menggunakan kardus, kertas karton atau kain putih untuk background nya, dan lampu belajar untuk sumber cahayanya.

3. Gunakan Model

Menggunakan model bisa menjadi nilai plus bagi si pembeli, karena dengan adanya model yang memperagakan produk kamu si calon pembeli akan mengetahui seperti apa produk yang akan di belinya.

4. Menggunakan Kamera Smartphone

Kamu juga bisa memanfaatkan kamera smartphone, agar hasil gambar berkualitas tinggi aturlah kamera smartphone kamu. Jika menggunakan kamera smartphone disarankan untuk menggunakan natural light atau cahaya alami, karena natural light akan membuat hasil gambar menjadi bagus dan lembut.

5. Foto Produk dari Berbagai Sudut

Pengambilan gambar ada baiknya jika memfoto dari berbagai sudut. Foto dari  berbagai sudut ini dilakukan untuk memperlihatkan produk secara detail agar si pembeli semakin yakin dengan produk yang akan di belinya. Misalnya dari sudut depan, samping, atas.

 

Baca Juga : Software Toko UKM dan Akuntansi Lengkap 

Selamat mencoba 🙂

Untuk bertanya-tanya seputar Software dan Hardware Perangkat Kasir, bisa menghubungi kita via whatsApp : 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239 atau bisa juga kunjungi website kita di www.kreatifcd.web.id

Advertisements

Cara Mencatat Saldo Awal Konsinyasi di Program Toko iPOS 5

Leave a comment

Terdapat berbagai macam sistem penjualan yang lazim dipakai oleh pelaku usaha. Diantaranya adalah sistem beli putus, kredit, leasing dan konsinyasi. Kali ini kami akan membahas mengenai sistem penjualan Konsinyasi.

Konsinyasi adalah sistem penjualan dimana si pemilik produk menitipkan produknya kepada si penyalur (pemilik toko) untuk dijual ditokonya dan pembayaran dilakukan bila produk tersebut sudah terjual.

Berdasarkan dari sistem pencatatannya, konsinyasi dibagi 2 macam :
> Konsinyasi keluar / out (KO) :  pencatatan penitipan produk yang dilakukan oleh pemilik produk/produsen ketika menitipkan produknya ke pemilik toko/agen/distributor.
> Konsinyasi masuk / in (KI): pencatatan penerimaan produk yang dilakukan oleh pemilik toko/agen/distributor ketika menerima barang titipan dari pemilik produk/produsen

 

Lalu bagaimana penerapan sistem Konsinyasi ini di Program Toko IPOS 5.0 ?

Pada Program Toko IPOS 5.0 , pencatatan sistem Konsinyasi ini hanya terdapat di Program iPOS 5 edisi ULTIMATE .

Menu Konsinyasi Keluar di IPOS 5

Menu Konsinyasi Keluar (KO) di IPOS 5

 

Menu Konsinyasi Masuk di IPOS 5

                                        Menu Konsinyasi Masuk (KI) di IPOS 5

Ada kalanya pemakai software IPOS adalah user yang bisnis nya sudah berjalan sehingga saat menggunakan IPOS 5.0 sudah memiliki saldo awal stok . Begitu pula untuk sistem Konsinyasi.
Di artikel kali ini kami akan membahas mengenai bagaimana cara mencatat Saldo Awal Konsinyasi di IPOS 5.0. 

A. Cara Mencatat Konsinyasi Keluar / Out sebelum pakai Software iPOS 5 :

1. Barang Konsinyasi yang sudah laku tapi belum di bayar oleh Penyalur.
Cara Input di Program adalah sebagai berikut :

  • Klik menu Akuntansi -> Saldo Awal Piutang

  • Kemudian pilih Tagihan Konsinyasi Keluar,
  • Isi kolom No Transaksi , Tanggal , Tanggal JT (jatuh tempo) , dan pada kolom Kode Akun , pilih akun 1-211 Piutang Konsinyasi.
  • Isi nominal barang konsinyasi yang laku dikolom Jumlah.

2. Barang Konsinyasi yang belum laku .
Untuk barang yang masih ada di agen dan belum laku ,  perlu dimasukkan/dicatat ke dalam sistem . Lakukan pencatatan ini di menu Konsinyasi Keluar .

  • Klik menu Konsinyasi Keluar
  • Pilih Daftar Konsinyasi Keluar -> klik TAMBAH. Masukkan item dan stok yang saat ini masih ada di agen. Kemudian beri keterangan dititipkan ke agen. Contoh : tanggal 31 Desember 2018

Cara diatas bertujuan agar pembukuan rapi bila suatu saat ada yang retur item konsinyasi.

NOTE :  Agar bisa membuat Konsinyasi Out ( =  mengeluarkan item di Konsinyasi Out) , di menu Persediaan Saldo Awal Item harus tersedia stoknya.

B. Cara Mencatat Konsinyasi Keluar / Out setelah pakai software iPOS 5 :

  • Pada Menu Konsinyasi Keluar,
  • Pilih Daftar Konsinyasi. Untuk barang yang sudah keluar namun belum terbayarkan atau belum tercatat laku. Akan masuk ke akun 1-4010 Barang Konsinyasi.

 

Contoh kasus barang Konsinyasi yang belum  laku dan masih ada di agen/penyalur :

TOKO LARIS MANIS memilik data stok item SABUN sebagai berikut:

Di gudang pusat 30 pcs
Di toko konsi A : 20 pcs
Di toko konsi B : 15 pcs
Di toko konsi C : 10 pcs

Karena stok SABUN di toko konsi A, B,C belum laku terjual , maka total stok SABUN Toko Laris Manis adalah 75 pcs. Nominal ini diinput ke menu Persediaan -> Saldo Awal item SABUN.

Selanjutnya lakukan pendataan barang konsinyasi keluar di toko A.B.C di menu Konsinyasi Keluar seperti step A.1 diatas.

Baca Juga : Cara Migrasi dari iPOS 4 ke iPOS 5

 

Temukan lebih banyak produk untuk kelengkapan toko Anda, hanya di KREATIFCD.  Banyak kejutan disetiap bulannya. Stay tune terus ya 🙂

Fast order (wa) 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239

Menggunakan Customer Display Wincor Nixdorf Tipe BA63-1

Leave a comment

Sebelum memulai perlu diketahui bahwa customer display WINCOR NIXDORF Tipe BA63-1 tidak dapat di koneksikan secara langsung ke PC pada umumnya, karena customer display ini jadi satu paket dengan komputer bawaan dari WINCOR NIXDORF, Apabila anda ingin menyambungkan ke PC umumnya maka harus melakukan modifikasi kabel dengan menambah power tengangan 12 volt dari adaptor.

Dan kali ini kita akan mencoba mengkoneksikan Customer Display dengan Program Kasir iPOS 5.

Berikut ini adalah Cara Menggunakan Customer Display WINCOR NIXDORF Tipe BA63-1  pada iPos 5.0 Update 5.0.0.29:

1. Pastikan anda telah melakukan update pada versi 5.0.0.29

2. Klik menu Pengaturan->Customer Display

3. Customer Display Aktif (Centang)

4. Opsi pilih Customer Display, klik Tombol Setting

5. Input seperti gambar dibawah :

Nama Alat : Wincoreba63
Jml Kolom : 20
Program Baris 1 : 27#91#48#48#72#[TXT]
Program Baris 2 : 27#91#49#48#72#[TXT]
Program Hapus : 27#91#50#74

6. Klik Simpan, kemudian tutup

7. Kemudian ikuti pengaturan dibawah :

  • Nama Alat : Pilih Wincorba63 yang telah diinput sebelumnya
    Interface : Com Port
    Port : Sesuaikan dengan Port komputer anda
    Parity : Odd

8. Setelah sesuai klik “Test”, jika berhasil maka yang dikerjakan diatas sudah benar.

9. Hasil Customer display Wincor Nixdorf.

Selmat Mencoba 🙂

Sumber : INSPIRASI.BIZ

Kami menyediakan semua kebutuhan untuk toko Anda, dari software hingga hardware. Untuk order atau tanya seputar Software dan Hardware bisa langsung kunjungi website kita KREATIFCD, atau bisa juga hubungi via (wa) 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239

Cara Mengubah Periode Akuntansi yang Salah Pada iPOS 5.0

Leave a comment

Pada program iPOS 5 terdapat fitur Periode Transaksi yang berfungsi untuk menampilkan periode transaksi dari program iPOS.
Cara mengubah Periode Transaksi di iPOS 5 ada 2, sesuaikan dengan error di Programnya.
Apabila Tahun Periode Akuntansi yang sedang berjalan tidak sesuai dengan tahun per saat ini, maka lakukan
Proses Tahunan untuk memperbaiki periode akuntansinya.

Cara Melakukan Proses Tahunan di iPOS 5.0 adalah sebagai berikut :

1. Pada Menu Akuntansi, pilih Proses Tutup Tahun
2. Sebelum melakukan Proses Tutup Tahun, backup database
3. Pastikan Tahun Periode Akuntansi yang dipilih sudah benar
4. Kemudian klik Proses
Kemudian apabila muncul error pada Bulan dan Tahun Mulai Akuntansi tidak sesuai, maka Lakukan Pindah Saldo atau Kosongkan Data.

Note : Apabila melakukan Pindah Saldo atau Kosongkan Data, maka transaksi akan hilang.

1. Cara Melakukan Kosongkan Data Lama tanpa Pindah Saldo di iPOS 5

  • Apabila menggunakan cara Kosongkan Data tanpa pindah saldo, maka cara merubah Periode Akuntansinya adalah setelah Proses selesai melakukan Kosongkan Data Tanpa Pindah Saldo
  • Kemudian Restart Program (Tutup program lalu buka lagi)
  • Pada saat login database, isi Periode Akuntansi yang benar.

 

2. Cara Melakukan Kosongkan Data dan Pindah Saldo di iPOS 5

  • Apabila menggunakan cara Kosongkan Data dan Pindah Saldo, maka cara merubah periode akuntansinya adalah pada saat akan melakukan kosongkan data.
  • Kemudian klik Proses

 

 

Kita juga menyediakan berbagai macam Software & Hardware untuk kebutuhan toko Anda. Dari Barcode Scanner, Printer hingga PC Rakitan. Untuk info lebih lengkap bisa langsung hubungi kita 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239 atau kunjungi web kita di www.kreatifcd.web.id

 

Selamat Mencoba 🙂

Cara Kosongkan Data & Pindahkan Saldo di Program iPOS 5.0

Leave a comment

Cara Kosongkan data & Pindahkan saldo di Program iPOS 5.0

Pada Program iPOS 5.0 terdapat fitur untuk mengosongkan data & pindahkan saldo. Fitur tersebut memudahkan Anda untuk menghapus semua data transaksi dan memindahkan saldo akhir menjadi saldo awal pada periode berikutnya yang dipilih. Proses ini akan menyisakan data Master Item, Supplier, Pelanggan, Sales dan Stok. Saldo akhir dari Hutang Piutang dan Proses akuntansi akan dipindahkan ke saldo awal periode berikutnya.

Penting : Anda perlu melakukan penyesuaian kembali pada Saldo Awal akuntansi agar perhitungan akuntansi menjadi benar.

Cara Kosongkan data & Pindahkan saldo di program iPOS 5.0 sebagai berikut :

1. Masuk ke Program iPOS 5.0

2. Klik menu Pengaturan,

3. Pilih Kosongkan Data,

4. Kemudian pilih kosongkan data dan Pindahkan Saldo,

5. Maka akan tampil form Kosongkan Data

Langkah-langkahnya : 

  1. Tentukan file backup database, dengan cara klik Tombol Browse,
  2. Masukkan nama file backup,
  3. Tentukan Periode Akuntasi berikutnya,
  4. Klik tombol “Proses” untuk mengosongkan data,

PENTING : Setelah proses Selesai tutup program kemudian buka kembali.

Baca juga : Apa yang harus dilakukan di Akhir Tahun 

Kita juga menyediakan berbagai macam Software & Hardware untuk kebutuhan toko Anda. Dari Barcode Scanner, Printer hingga PC Rakitan. Untuk info lebih lengkap bisa langsung hubungi kita 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239 atau kunjungi web kita di www.kreatifcd.web.id

Selamat Mencoba 🙂

Apa yang harus dilakukan di Akhir Tahun di Software IPOS 5.0 ?

Leave a comment

Apa yang harus dilakukan di Akhir Tahun di Software iPOS 5?

Hal yang harus dilakukan di akhir tahun adalah dengan melakukan proses Akhir Tahun di program iPOS.

Dalam Standar Akuntansi Indonesia, semua akun pada akhir periode harus dilakukan penutupan (tutup buku). Secara umum proses ini disebut dengan jurnal penutupan atau proses tutup buku.

Suatu perusahaan dengan berbagai unit kegiatan usaha. Setiap periode harus mempertanggungjawabkan kegiatan serta hasil pengelolaan dan kinerja keuangannya kepada manajemen sebagai pengelola perusahaan. Selanjutnya, manajemen atau dewan direksi perusahaan akan mempertanggungjawabkan hasil pengelolaan keuangan dan kinerja perusahaan tersebut kepada pemegang saham sebagai pemilik perusahaan. Hasil pengelolaan yang dicapai oleh manajemen tercemin dalam laporan posisi keuangan(neraca), laporan laba rugi komprehensif merupakan laporan yang menunjukan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dalam rangka mengelola asset perusahaan yang ada.

 

PENTING :

  • Proses ini dilakukan hanya satu kali saja pada akhir tahun akuntansi.
  • Apabila belum akhir tahun maka sebaiknya jangan ditutup.
  • Apabila telah telah berganti tahun tetapi belum sempat tutup tahun, maka anda tetap bisa melakukan proses tahunan yang sudah lewat.
    Contoh : Saat ini sudah tahun 2018, tetapi belum proses tahunan 2017, anda tetap bisa proses tahunan 2017.

Berikut adalah cara melakukan Proses Tutup Tahun :

  1. Klik menu Akuntansi,
  2. Kemudian pilih Proses Tutup Tahun,
  3. Tentukan tahun yang akan ditutup,
  4. Klik Proses.

Maka Periode Akuntansinya akan berubah menjadi tahun berikutnya. Contoh : dari 2018 menjadi 2019.

Baca Juga : Cara Mengkoneksikan Printer Bluetooth dengan Program iPOS 5 Mobile 

Butuh Perangkat Kasir Lengkap? kamu bisa langsung hubungi kami 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239 atau bisa juga kunjungi web kami di www.kreatifcd.web.id

Fitur Ongkos Kirim Exspedisi di iPOS 5.0

Leave a comment

Pada Program iPOS 5.0 terdapat fitur Ongkos Kirim Exspedisi, 

Ongkir adalah fitur tambahan untuk mencatat data ongkos pengiriman dari expedisi. Bisa online dan offline.

Berikut adalah cara untuk melihat data Ongkir :

1. Pada menu Master Data, pilih Ongkir

2. Maka akan tampil daftar Ongkir,

  • Pada bagian bawah terdapat tombol navigasi untuk Baru (Tambah data), Edit dan Hapus.

Cara Menambah Data Ongkir :

  • Klik Tombol “Baru” pada Daftar Ongkir,
  • Mulai masukkan informasi data Ongkir dari Expedisi, Dari Kota, Kota Tujuan dan selanjutnya,

  • Kemudian klik “Simpan”

Bisa juga dengan cara seperti berikut :

  • Pada menu Penjualan, pilih Daftar Penjualan
  • Klik “Tambah” pada daftar penjualan
  • Kemudian pilih Pelanggan, dan masukkan item
  • Klik Alamat kirim yang berada dibawah,

 

  • Kemudian isi kolom alamat dan lainnya,
  • Tentukan Jasa Exspedisinya,
  • Jika semua sudah terisi, kemudian klik “Simpan”

 

Keterangan :

  • Paket 1 : Bisa digunakan untuk paket paling murah, Contoh = REG (Reguler).
  • Paket 2 : Bisa digunakan untuk paket yang lebih cepat sampai, Contoh = YES
  • Paket 3 : Bisa digunakan untuk paket paling cepat, Contoh = Express
    Tidak semua paket harus diisi, yang penting mengerti dengan paket tersebut.

Baca Juga : Cara Melakukan Analisa Kesalahan Sistem di iPOS 5.0 

Kami juga menyediakan berbagai macam kebutuhan untuk Perangkat Kasir Anda. untuk info lebih lanjut bisa langsung hubungi kami atau kunjungi web kami di http://www.kreatifcd.web.id

 

Older Entries